Minggu, 04 November 2012

MORAL




                  A. Pengertian Moral
Secara etimologi Istilah moral berasal dari bahasa latin yaitu “mos”, “mores” yang berarti kebiasaan atau adat. Secara terminologi moral adalah nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Menurut KBBI moral adalah ajaran mengenai baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban dll[1].
Moral juga merupakan nilai atau perbuatan yang tegak lurus dengan norma baik adat maupun hukum.
Adapun pengertian moral dalam kamus filsafat dapat dijabarkan sebagai berikut[2]:
1.         Menyangkut kegiatan-kegiatan yang dipandang baik atau buruk, benar atau salah, tepat atau tidak tepat.
2.         Sesuai dengan kaidah-kaidah yang diterima, menyangkut apa yang dianggap benar, baik, adil dan pantas.
3.         Memiliki:
a.         Kemampuan untuk diarahkan oleh (dipengaruhi oleh) keinsyafan benar atau salah.
b.        Kemampuan untuk mengarahkan (mempengaruhi) orang lain sesuai dengan kaidah-kaidah perilaku nilai benar dan salah.
4.         Menyangkut cara seseorang bertingkah laku dalam berhubungan dengan orang lain.


B.  Ciri-ciri Orang yang Bermoral
1.         melakukan tindakan sesuai dengan nilai rasa dan budaya yang berlaku ditengah masyarakat
2.         Tidak takut kepada siapapun kecuali kepada Allah
3.         Tidak mencampur adukan yang haq dan batil[3]
Ÿwur (#qÝ¡Î6ù=s?  Yysø9$# È@ÏÜ»t7ø9$$Î/ (#qãKçGõ3s?ur ¨,ysø9$# öNçFRr&ur tbqçHs>÷ès? ÇÍËÈ  
Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui. (Q.S. Al-Baqarah: 42)
4.         Tidak mencari kemuliaan dari manusia[4]
tûïÏ%©!$# tbräÏ­Ftƒ tûï͍Ïÿ»s3ø9$# uä!$uŠÏ9÷rr& `ÏB Èbrߊ tûüÏZÏB÷sßJø9$# 4 šcqäótGö;tƒr& ãNèdyYÏã no¨Ïèø9$# ¨bÎ*sù no¨Ïèø9$# ¬! $YèŠÏHsd ÇÊÌÒÈ  
(yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka Sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah. (Q.S. An-Nisa: 139)
5.         Mengamalkan apa yang diucapkan[5]
* tbrâßDù's?r& }¨$¨Y9$# ÎhŽÉ9ø9$$Î/ tböq|¡Ys?ur öNä3|¡àÿRr& öNçFRr&ur tbqè=÷Gs? |=»tGÅ3ø9$# 4 Ÿxsùr& tbqè=É)÷ès? ÇÍÍÈ  
Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, Padahal kamu membaca Al kitab (Taurat)? Maka tidaklah kamu berpikir?. (Q.S. Al-Baqarah: 44)
6.         Mentaati dan menghargai orang tua

C. Contoh Prilaku Orang yang Bermoral
1.         Disiplin
2.         Bertanggung jawab
3.         Jujur
4.         Amanah
5.         Tidak membuang waktu dengan percakapan dan perbuatan yang tidak bermanfaat
6.         Mempunyai sikap yang proaktif dalam mencari ilmu

D. Cara Membangun Hal yang Baik agar Menjadi Orang yang Bermoral
1.         Diawali dengan niat perubahan dalam diri ke arah yang lebih baik
2.         Memimpin diri sendiri ke hal yang lebih baik
3.         Harus tegas dengan prinsipnya
4.         Mematuhi peraturan/norma dengan kesadaran dalam diri
5.         Senantiasa menghiasi diri dengan sikap, percakapan dan perbuatan yang baik


E. Menghindari Diri dari Hal Buruk dalam Bermoral
1.         Pengendalian nafsu dan keinginan
2.         Pengendalian kebencian / penyakit hati
3.         Pengendalian kegelisahan dan rasa sesak
4.         Pengendalian keragu-raguan
5.         Menghindari dari kemalasan dan kelalaian batin


Daftar Pustaka
Enjang AS. Hajir Tajiri, Etika Dakwah, Bandung, Widya Padjadjaran, 2009.
http://artikel2.com/kumpulan-bermacam2-artikel/04/pengertian-moral
http://loudy92.wordpress.com/2011/03/12/pengertian-moral/



[1] http://artikel2.com/kumpulan-bermacam2-artikel/04/pengertian-moral
[2] http://loudy92.wordpress.com/2011/03/12/pengertian-moral/
[3] Drs. Enjang AS, Etika Dakwah, (Widya Padjadjaran, Bandung: 2009) hlm:50
[4] Ibd
[5] Ibd, hlm:52

1 komentar:

  1. Good Tie, ^_^
    ada ada beberapa yg membuat loading ke blog kmu jadi lambat tie,,

    BalasHapus